Lowongan Kerja Staff Legal KO-ROAR BERBAK
Written by Administrator   
Mar 20, 2014 at 05:46 PM
images/stories/kaor-berbak.gif


KONSORSIUM KONSERVASI BENTANG ALAM HARIMAU BERBAK

KO-ROAR BERBAK

Perkumpulan Gita Buana, Yayasan Walestra dan ZSL Indonesia

TERM OF REFERENCE
STAFF LEGAL

Perkumpulan Gita Buana, Yayasan Walestra dan ZSL-Indonesia bekerja dalam bentuk konsorsium dengan nama “Ko-Roar Berbak” mengimplementasikan program Tropical Forest Conservation Action for Sumatera  (TFCA-Sumatera), dengan judul program: Pelestarian Habitat dan Populasi Harimau Sumatera Di Bentang Alam Ekosistem Berbak.
Terkait hal tersebut, Ko-Roar Berbak membuka penerimaan 1 orang staf proyek dengan posisi :

Posisi

: Staff Legal (SL)

Melapor Kepada

: Koordinator Proyek

Lokasi Program

: Kabupaten Muaro Jambi & Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

Berkantor Di

: Kota Jambi dan melakukan perjalanan ke desa sesuai dengan workplan

Jangka Waktu Kontrak

: 12 bulan, berpeluang diperpanjang dengan memperhatikan capaian kinerja.

Nilai Salary

: Rp. 3.000.000,- perbulan (gross).

Last Updated ( Mar 20, 2014 at 06:09 PM )
Read more...
Selamat Datang di Website Gita Buana
Written by Administrator   
May 05, 2013 at 10:11 PM

Perkumpulan Gita Buana merupakan suatu Organisasi Non Pemerintahan (NGO) yang berada di Propinsi Jambi yang fokus beraktivitas dan berpogram di bidang lingkungan hidup yaitu melakukan aktivitas kerja untuk Konservasi, Penelitian, Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat.

Website www.gitabuana.org merupakan situs resmi dari Perkumpulan Gita Buana. Melalui situs ini semua informasi mengenai program, kegiatan dan aktivitas dari Gita Buana dipublikasikan. Gita Buana tidak melakukan aktivitas publikasi kegiatan dan program kelembagaan dari media online lain, baik itu media blogspot.com, wordpress, facebook, twitter, dll. Apabila ada situs, blog-blog media online yang mempublikasi kegiatan dan aktivitas program dengan mengatasnamakan Gita Buana, itu bukanlah kegiatan atau aktivits resmi dari Perkumpulan Gita Buana. Kegiatan dan aktivitas program Gita Buana hanya dipublikasikan  melalui situs resminya.

Dengan publikasi melalui media online ini akan memberikan informasi-informasi secara langsung kepada supporting programme, mitra lembaga-lembaga yang berkerjasama dengan Gita Buana, Anggota Perkumpulan Gita Buana dan para pemangku kepentingan yang berhubungan dengan aktivitas program yang sendang di kerjakan oleh Gita Buana.

Salam hangat,

Admin

 

Write Comment (0 comments)
Last Updated ( Jul 09, 2013 at 06:52 PM )
Program Sosialisasi REDD+
Written by Administrator   
May 08, 2013 at 08:18 PM

SOSIALISASI REDD+  (Initiative Karbon Berbak)

MEMBANGUN KESEPAHAMAN dan STRATEGI PARA PIHAK TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DALAM SKEMA REDD +

 

LATAR BELAKANG

Perubahan iklim saat ini menjadi topik yang sangat sering diperbincangkan ketika IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) mengeluarkan temuan terbaru mengenai trend perubahan iklim. Beberapa termuan tersebut misalnya konsentrasi gas CO2 di atmosfir makin meningkat dari 278 parts-per million (ppm) pada era pra-industri (pra-1850) hingga naik menjadi 379 ppm tahun 2005. Kenaikan ini membuat terjadinya peningkatan suhu atmosfir bumi yang mengakibatkan sejumlah dampak, seperti es mencair, kenaikan permukaan air laut dan perubahan iklim. Kenaikan permukaan air laut diprediksi akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda, 17,5 persen daerah Bangladesh dan kurang lebih 2000 pulau kecil di Indonesia akan tenggelam (IPCC, 2007). Perubahan-perubahan mendasar pada iklim muka bumi selanjutnya mengakibatkan  perubahan signifikan pada iklim lokal yang berdampak pada pergeseran pola tanam dan munculnya berbagai jenis hama dan penyakit. 

Secara spesifik di Indonesia beberapa dampak perubahan iklim yang mungkin timbul di antaranya: 1) peningkatan suhu, suhu rata-rata tahunan telah meningkat sekitar 0,3 derajat Celsius pada seluruh musim terutama sejak 1990; 2) peningkatan intensitas curah hujan, di Indonesia curah hujan per tahun diperkirakan meningkat 2-3% di seluruh Indonesia, dalam periode yang lebih pendek tetapi meningkatkan resiko banjir secara signifikan;  3) ancaman terhadap ketahanan pangan pada bidang pertanian; 4) naiknya permukaan air laut yang akan berakibat pada tergenangnya daerah produktif pantai seperti pertambakan ikan dan udang, produksi padi dan jagung; 5) air laut bertambah hangat, yang berpengaruh terhadap keanekaragaman hayati laut dan terlebih pada terumbu karang yang sudah terancam (coral bleaching); 6)merebaknya penyakit yang berkembang biak lewat air dan vektor seperti malaria dan demam berdarah.


 

Last Updated ( Mar 20, 2014 at 05:21 PM )
Read more...

Polls

Sumbangsih lembaga manakah yang dominan bisa memberikan perlindungan nyata bagi lingkungan hidup?
  

Who's Online

We have 1 guest online